[{"data":1,"prerenderedAt":-1},["ShallowReactive",2],{"blog-cats-ngidenet":3,"blog-detail-ngidenet-alogritma-dan-pemrograman":20},{"items":4},[5,9,13,17],{"name":6,"slug":7,"count":8},"Digital Marketing","digital-marketing",41,{"name":10,"slug":11,"count":12},"Programming","programming",56,{"name":14,"slug":15,"count":16},"Tips","tips",75,{"name":18,"slug":19,"count":8},"Web Development","web-development",{"id":21,"slug":22,"title":23,"short_text":24,"excerpt":24,"cover":25,"cover_image":25,"cover_alt_text":25,"category":14,"tags":26,"published_at":27,"created_at":28,"full_text":29,"meta_title":25,"meta_description":30,"faqs":31,"images":32,"views_count":33},447,"alogritma-dan-pemrograman","Belajar Alogritma, Sejarah dan Contoh Algoritma Dalam Pemrograman","Apa Itu Algoritma Algoritma bisa diartikan sebagai suatu langkah-langkah yang dibuat untuk menyelesaikan sebuah permasalahan. Meskipun algoritma sering berkaitan dengan pembuatan sebuah program komput",null,[],"2021-02-27T16:00:00Z","2026-07-14T04:39:40.410108Z","\u003Ch2>Apa Itu Algoritma\u003C\u002Fh2>\u003Cp>Algoritma bisa diartikan sebagai suatu langkah-langkah yang dibuat untuk menyelesaikan sebuah permasalahan. Meskipun algoritma sering berkaitan dengan pembuatan sebuah program komputer, nyatanya algoritma bisa di implementasikan dalam semua bidang kehidupan.\u003C\u002Fp>\u003Cp>Jadi bisa disimpulan bahwa algoritma adalah urutan langkah-langkah untum memecahkan sebuah masalah dari awal sampai akhir. Sehingga kita bisa memiliki sebuah aturan dan gambaran jelas dalam menyelesaikan masalah tersebut.\u003C\u002Fp>\u003Cp>Jika kalian masih bingung, kita cari contoh sebuah contoh algoritma dalam kehidupan sehari hari.\u003C\u002Fp>\u003Cp>Misalnya kita punya sebuah masalah “Bagaimana algortima membuat kopi?”\u003C\u002Fp>\u003Cp>Maka algoritmanya adalah:\u003C\u002Fp>\u003Col>\u003Cli>Panasakan air sampai suhu 80 C\u003C\u002Fli>\u003Cli>Masukkan 1 sendok teh kopi ke cangkir.\u003C\u002Fli>\u003Cli>Masukkan 1 sendok teh gula ke cangkir.\u003C\u002Fli>\u003Cli>Jika air udah panas, tuangkan air ke dalam cangkir.\u003C\u002Fli>\u003Cli>Kopi siap disajikan.\u003C\u002Fli>\u003C\u002Fol>\u003Cp>Sudah mengerti maksud dari algoritma? Itulah contoh algoritma dalam kehidupan sehari-hari. Terkadang kita tidak sadar karena hal tersebut sudah menjadi kebiasaan.\u003C\u002Fp>\u003Ch2>Sejarah Alogritma\u003C\u002Fh2>\u003Cp>Lalu bagiamana dengan sejarah algoritma?\u003C\u002Fp>\u003Cp>Algoritma berasal dari kata \u003Cstrong>algorism\u003C\u002Fstrong> yang artinya proses menghitung dalam bahasa arab. Asal kata algoritma ini memili sejarah yang cukup panjang dan berliku-liku.\u003C\u002Fp>\u003Cp>Para ahli sejarah matematika menemukan asal kata alogrism berasal dari nama penulis buku arab yang terkenal yaitu Abu Ja’far Muhammad Ibnu Musa Al-Khuwarizmi.\u003C\u002Fp>\u003Cp>Al-Khuwarizmi dibaca orang barat menjadi Algorism. Al-Khuwarizmi menulis buku yang berjudul Kitab Al Jabar Wal-Muqabala yang artinya “Buku pemugaran dan pengurangan” (The book of restoration and reduction).\u003C\u002Fp>\u003Cp>Dari judul buku itu kita juga memperoleh akar kata “Aljabar” (Algebra).\u003C\u002Fp>\u003Cp>Perubahan kata dari algorism menjadi algorithm muncul karena kata algorism sering dikelirukan dengan arithmetic, sehingga akhiran –sm berubah menjadi –thm.\u003C\u002Fp>\u003Cp>Karena perhitungan dengan angka Arab sudah menjadi hal yang biasa, maka lambat laun kata algorithm berangsur-angsur dipakai sebagai metode perhitungan (komputasi) secara umum, sehingga kehilangan makna kata aslinya. Dalam bahasa Indonesia, kata algorithm diserap menjadi algoritma.\u003C\u002Fp>\u003Ch2>Algoritma Dalam Pemrograman\u003C\u002Fh2>\u003Cp>Algoritma dalam pemrograman dapat didefiniskan sebagai urutan langkah-langkah penyelesaian masalah dengan sistematis dan logis.\u003C\u002Fp>\u003Cp>Ada beberapa pertimbangan algoritma yang bagus yaitu:\u003C\u002Fp>\u003Col>\u003Cli>\u003Cp>Logis artinya langkah-langkah itu harus benar dan mampu memberikan output yang sesuai dengan beberapa input dari sebuah program.\u003C\u002Fp>\u003C\u002Fli>\u003Cli>\u003Cp>Valid, artinya algoritma itu harus mampu memberikan hasil yang sesuai dengan yang diharapkan. Jadi output dari input yang kita berikan harus sesuai dengan yang diinginkan.\u003C\u002Fp>\u003C\u002Fli>\u003Cli>\u003Cp>Efesiensi, artinya sebuah algoritma selain harus mampu mencapai tujuan yang dikehendaki, algoritma itu juga harus efektif dan efisien. Baik itu dalam alokasi memory dan waktu proses saat sebuah program dijalankan.\u003C\u002Fp>\u003C\u002Fli>\u003C\u002Fol>\u003Cp>Makanya penting untuk mengetahui apakah algortma yang sudah kita buat itu adalah algoritma terbaik yang kita butuhkan.\u003C\u002Fp>\u003Ch2>Algoritma vs Program\u003C\u002Fh2>\u003Cp>Apakah algoritma sama dengan program? jawabannya adalah tidak. Program adalah kumpulan dari peryataan komputer yang ditulis menggunakan bahasa pemrograman. Sedangkan metode dan tahapan sistematis di dalam program tersebut adalah algoritma.\u003C\u002Fp>\u003Cp>Jadi bisa dikatakan program itu dibagun atas beberapa algoritma untuk mencapai tujuan tertentu.\u003C\u002Fp>\u003Cp>“Program = Algortima + Koding (Bahasa pemrograman)”\u003C\u002Fp>\u003Ch3>Struktur Algoritma\u003C\u002Fh3>\u003Cp>Struktur algoritma adalah urutan yang ada di dalam proses algoritma. Biasanya struktur algoritma ini dapat dikelompokkan menjadi 3 bagian, yaitu:\u003C\u002Fp>\u003Col>\u003Cli>\u003Cstrong>Runtutan (Sequence)\u003C\u002Fstrong>\nBagian ini yang paling umum ada dalam sebuah algoritma. Jadi langkah-langkah dalam sebuah algoritma itu harus dijalankan secara beruntutan dari awal sampai akhir.\u003C\u002Fli>\u003Cli>\u003Cstrong>Pemilihan (Selection)\u003C\u002Fstrong>\nDalam sebuah runtutan algortma, biasanya akan ada pemilihan di dalamnya. Pemilihan ini akan menyebapkan algoritma memiliki percabangan di dalammnya.\u003C\u002Fli>\u003Cli>\u003Cstrong>Pengulangan (Repetition)\u003C\u002Fstrong>\nSelain pemilihan, dalam algortima memungkinkan memiliki sebuah perulangan. Case pengulangan ini akan sering muncul saat kita butuh melakukan step yang sama lebih dari 1 kali.\u003C\u002Fli>\u003C\u002Fol>\u003Ch3>Flowcart\u003C\u002Fh3>\u003Cp>Untuk membuat algoritma dalam sebuah program, biasanya kita membuat dulu dalam bentuk gambar-gambar atau pseudocode yang digunakan pada penulisan algoritma. Tujuannya agar lebih mudah dibaca dan divisualkan.\u003C\u002Fp>\u003Cp>Biasanya algoritma ini ditulis dalam sebuah \u003Cstrong>Flowcart\u003C\u002Fstrong>. Flowcart adalah suatu bagan dengan simbol-simbol tertentu yang menggambarkan urutan proses secara mendetail dan hubungan antara suatu proses (instruksi) dengan proses lainnya dalam suatu program.\u003C\u002Fp>\u003Cp>Tidak ada aturan secara mutlak karena flowcart ini adalah gambaran dari pemikiran kita. Jadi setiap orang akan mungkin memiliki versi yang berbeda-beda.\u003C\u002Fp>\u003Cp>Namun, ada standar mengenai diagram atau simbol-simbol dalam flowcart dan fungsinya.\u003C\u002Fp>\u003Cfigure>\u003Cfigcaption>\u003Ci>Simbol Flowcart\u003C\u002Fi>\u003C\u002Ffigcaption>\u003C\u002Ffigure>\u003Cp>Jadi jika kalian sedang membuat flowcart, simbolnya wajib mengikuti aturan diatas ya. Agar nantinya orang lain lebih mudah mengerti algoritma yang kalian buat.\u003C\u002Fp>\u003Ch3>Contoh Flowcart\u003C\u002Fh3>\u003Cp>Kita akan membagikan contoh flowcart yang sering ditemukan saat membuat program.\u003C\u002Fp>\u003Cfigure>\u003Cfigcaption>\u003Ci>Contoh Flowcart Sederhana\u003C\u002Fi>\u003C\u002Ffigcaption>\u003C\u002Ffigure>\u003Cfigure>\u003Cfigcaption>\u003Ci>Contoh Flowcart Kompleks\u003C\u002Fi>\u003C\u002Ffigcaption>\u003C\u002Ffigure>\u003Ch3>Pseudo Code (Kode Semu)\u003C\u002Fh3>\u003Cp>Pseudo Code (kode semu) merupakan metode yang cukup efisien untuk menggambarkan suatu algoritma.\u003C\u002Fp>\u003Cp>Pseudo Code dituliskan dengan menggunakan bahasa yang mudah dipahami (boleh menggunakan bahasa Indonesia) agar alur logika yang digambarkan dapat dimengerti oleh orang awam sekalipun.\u003C\u002Fp>\u003Cp>Contoh Pseudo-code :\u003C\u002Fp>\u003Col>\u003Cli>Masukkan bilangan pertama\u003C\u002Fli>\u003Cli>Masukkan bilangan kedua\u003C\u002Fli>\u003Cli>Jika bilangan pertama &gt; bilangan kedua maka kerjakan langkah 4, jika tidak, kerjakan langkah 5.\u003C\u002Fli>\u003Cli>Tampilkan bilangan pertama\u003C\u002Fli>\u003Cli>Tampilkan bilangan kedua\u003C\u002Fli>\u003C\u002Fol>\u003Cp>Solusi Algoritma :\u003C\u002Fp>\u003Col>\u003Cli>Masukkan bilangan pertama (a)\u003C\u002Fli>\u003Cli>Masukkan bilangan kedua (b)\u003C\u002Fli>\u003Cli>if a &gt; b then kerjakan langkah 4\u003C\u002Fli>\u003Cli>print a\u003C\u002Fli>\u003Cli>print b\u003C\u002Fli>\u003C\u002Fol>\u003Ch2>Manfaat Algoritma\u003C\u002Fh2>\u003Cp>Kita sudah membahas apa itu algortima dan sejarahnya. Kita sudah membahas tentang cara membuat algoritma dengan menggunakan diagram flowcart.\u003C\u002Fp>\u003Cp>Dapat kita simpulkan keuntungan dari membuat algoritma adalah:\u003C\u002Fp>\u003Col>\u003Cli>Mampu memecahkan masalah dengan terstruktur dan logis.\u003C\u002Fli>\u003Cli>Membantu memecahkan sebuah program yang besar menjadi kesatuan yang lebih kecil.\u003C\u002Fli>\u003Cli>Program yang dibuat dengan algoritma yang bagus akan menjadi lebih rapi dan terstruktur.\u003C\u002Fli>\u003Cli>Dengan adanya dokumentasi algortima, maka orang lain dapat dengan lebih mudah memahami fungsi dari program yang kita buat.\u003C\u002Fli>\u003C\u002Fol>\u003Ch2>Contoh Soal Algoritma\u003C\u002Fh2>\u003Ch3>Menentukan Bilangan Ganjil atau Genap\u003C\u002Fh3>\u003Cp>Untuk menentukan bilangan tersebut ganjil atau genap adalah dengan menentukan apakah bilangan terebut habis dibagi 2 atau tidak.\u003C\u002Fp>\u003Cp>Jika habis dibagi 2 maka genap, jika tidak maka bilangan ganjil.\u003C\u002Fp>\u003Cfigure>\u003Cfigcaption>\u003Ci>Contoh Flowcart Mengecek Apakah Angka Genap \u002F Ganjil\u003C\u002Fi>\u003C\u002Ffigcaption>\u003C\u002Ffigure>\u003Ch3>Menampilkan Bilangan Genap Diantara 10 sampai 30\u003C\u002Fh3>\u003Cp>Jadi bagaimana algoritma menampilan bilangan genap dari 10 - 30? Cek flowcart dibawah ya.\u003C\u002Fp>\u003Cfigure>\u003Cfigcaption>\u003Ci>Contoh Flowcart Menampilan Angka Genap\u003C\u002Fi>\u003C\u002Ffigcaption>\u003C\u002Ffigure>\u003Ch3>Menampilkan Tahun Kabisat\u003C\u002Fh3>\u003Cp>Jadi kita punya masalah apakah tahun yang di input user adalah tahun kabisat atau bukan. Algoritmanya seperti apa?\u003C\u002Fp>\u003Cp>Tahun kabisat adalah tahun yang habis jika dibagi 4. Jadi algortimanya bisa dibuat seperti ini:\u003C\u002Fp>\u003Cfigure>\u003Cfigcaption>\u003Ci>Contoh Flowcart Mencari tahun kabisat\u003C\u002Fi>\u003C\u002Ffigcaption>\u003C\u002Ffigure>\u003Cp>Jadi itulah pembahasan kita tentang definisi algoritma baik itu dalam kehidupan sehari-hari maupun dalam bidang ilmu komputer.\u003C\u002Fp>","Apa Itu Algoritma Algoritma bisa diartikan sebagai suatu langkah-langkah yang dibuat untuk menyelesaikan sebuah permasalahan. Meskipun algoritma sering berkaita",[],[],0]