[{"data":1,"prerenderedAt":-1},["ShallowReactive",2],{"blog-cats-ngidenet":3,"blog-detail-ngidenet-belajar-nodejs-npm":20},{"items":4},[5,9,13,17],{"name":6,"slug":7,"count":8},"Digital Marketing","digital-marketing",41,{"name":10,"slug":11,"count":12},"Programming","programming",56,{"name":14,"slug":15,"count":16},"Tips","tips",75,{"name":18,"slug":19,"count":8},"Web Development","web-development",{"id":21,"slug":22,"title":23,"short_text":24,"excerpt":24,"cover":25,"cover_image":25,"cover_alt_text":25,"category":10,"tags":26,"published_at":27,"created_at":28,"full_text":29,"meta_title":25,"meta_description":30,"faqs":31,"images":32,"views_count":33},442,"belajar-nodejs-npm","Belajar NodeJs - Mengenal Package Management NPM","Jika kita sedang belajar NodeJs, maka kalian akan sering berurusan dengan npm. Jadi apa itu npm? Npm adalah singkatan dari Node Package Manager . Npm bertugas sebagai alat untuk mengelola semua plugin",null,[],"2021-02-27T16:00:00Z","2026-07-14T04:39:39.987743Z","\u003Cp>Jika kita sedang belajar NodeJs, maka kalian akan sering berurusan dengan npm. Jadi apa itu npm?\u003C\u002Fp>\u003Cp>Npm adalah singkatan dari \u003Ci>Node Package Manager\u003C\u002Fi>. Npm bertugas sebagai alat untuk mengelola semua plugin atau depedency dari proyek nodejs yang akan kamu buat.\u003C\u002Fp>\u003Cp>Jadi belajar tentang npm sangat diperlukan saat kamu ingin belajar tentang nodejs.\u003C\u002Fp>\u003Ch4>Daftar Isi:\u003C\u002Fh4>\u003Cp>Dengan NPM kamu akan bisa:\u003C\u002Fp>\u003Col>\u003Cli>Membuat proyek baru\u003C\u002Fli>\u003Cli>Menginstall depedency untuk proyek kamu\u003C\u002Fli>\u003Cli>Menjalankan script lewat command line\u003C\u002Fli>\u003C\u002Fol>\u003Cp>Semua config NPM akan disimpan kedalam sebuah file yang bernama \u003Ccode>package.json\u003C\u002Fcode>\u003C\u002Fp>\u003Cp>Jadi \u003Ccode>package.json\u003C\u002Fcode> ini akan berfungsi sebagai sumber pengaturan node dalam proyek kita.\u003C\u002Fp>\u003Ch2>Menginstall NPM\u003C\u002Fh2>\u003Cp>NPM sendiri secara otomatis akan ikut terinstall saat kamu menginstall nodejs. Jika kamu belum menginstall nodejs, kamu bisa baca tutorial sebelumnya disini: Belajar NodeJs - Dasar dan Persiapan Belajar NodeJs\u003C\u002Fp>\u003Cp>Jika npm sudah terinstall di laptop kamu, kita lanjutkan ke step selanjutnya.\u003C\u002Fp>\u003Ch2>Membuat proyek dengan NPM\u003C\u002Fh2>\u003Cp>Ada 2 cara untuk membuat sebuah proyek baru dengan NPM.\u003C\u002Fp>\u003Cp>Yang pertama secara otomatis dan secara manual.\u003C\u002Fp>\u003Cp>Pertama kamu buat folder baru misalnya: \u003Ccode>program-nodejs\u003C\u002Fcode>\u003C\u002Fp>\u003Cp>Lalu pergi ke dalam folder tersebut.\u003C\u002Fp>\u003Cpre>\u003Ccode>mkdir program-nodejs\n\u003C\u002Fcode>\u003C\u002Fpre>\u003Cp>Jika kamu ingin membuat \u003Ccode>package.json\u003C\u002Fcode> secara otomatis, maka jalankan perintah ini di dalam folder yang sudah kamu buat sebelumnya.\u003C\u002Fp>\u003Cpre>\u003Ccode>cd program-nodejs\nnpm init\n\u003C\u002Fcode>\u003C\u002Fpre>\u003Cp>Nanti akan muncul guideline di terminal kamu,\u003C\u002Fp>\u003Cp>Silakan ikutin saja step-step yang sudah disediakan oleh NPM. Seperti gambar dibawah ini.\u003C\u002Fp>\u003Cfigure>\u003Cfigcaption>\u003Ci>Contoh npm init\u003C\u002Fi>\u003C\u002Ffigcaption>\u003C\u002Ffigure>\u003Cp>Jika sudah selesai, NPM akan membuat sebuah file \u003Ccode>package.json\u003C\u002Fcode>. Nanti masih bisa kamu edit lagi kok.\u003C\u002Fp>\u003Cfigure>\u003Cfigcaption>\u003Ci>Hasil dari package.json\u003C\u002Fi>\u003C\u002Ffigcaption>\u003C\u002Ffigure>\u003Cp>Jadi command \u003Ccode>npm init\u003C\u002Fcode> membantu kamu membuat \u003Ccode>package.json\u003C\u002Fcode> tanpa harus membuatnya manual.\u003C\u002Fp>\u003Cp>\u003Ccode>package.json\u003C\u002Fcode> berisi beberapa metadata dari proyek kamu dengan urutan sebagai berikut:\u003C\u002Fp>\u003Cul>\u003Cli>Nama proyek\u003C\u002Fli>\u003Cli>Versi\u003C\u002Fli>\u003Cli>Deskripsi\u003C\u002Fli>\u003Cli>Entry point\u003C\u002Fli>\u003Cli>Test command\u003C\u002Fli>\u003Cli>Repositori git\u003C\u002Fli>\u003Cli>Keyword\u003C\u002Fli>\u003Cli>Lisensi\u003C\u002Fli>\u003Cli>Dependensi\u003C\u002Fli>\u003Cli>devDependency\u003C\u002Fli>\u003C\u002Ful>\u003Cp>Metadata dapat mempermudah identifikasi proyek dan berlaku juga sebagai dasar untuk kamu dalam mendapatkan informasi proyek tersebut.\u003C\u002Fp>\u003Cp>Dibawah adalah isi \u003Ccode>package.json\u003C\u002Fcode> yang kita buat sebelumnya.\u003C\u002Fp>\u003Cpre>\u003Ccode>{\n  \"name\": \"belajar-nodejs\",\n  \"version\": \"1.0.0\",\n  \"description\": \"Belajar npm dan nodejs\",\n  \"main\": \"index.js\",\n  \"scripts\": {\n    \"test\": \"echo \\\"Error: no test specified\\\" &amp;&amp; exit 1\"\n  },\n  \"keywords\": [\n    \"npm\"\n  ],\n  \"author\": \"Agus Yusida\",\n  \"license\": \"ISC\"\n}\n\u003C\u002Fcode>\u003C\u002Fpre>\u003Ch2>Menginstall NPM Module\u003C\u002Fh2>\u003Cp>Pada file \u003Ccode>package.json\u003C\u002Fcode> sebelumnya, belum memiliki depedency atau plugin yang terinstall.\u003C\u002Fp>\u003Cp>Bagaimana cara menambahkan plugin dengan npm?\u003C\u002Fp>\u003Cp>Caranya adalah dengan command \u003Ccode>npm install &lt;nama-module&gt;\u003C\u002Fcode>\u003C\u002Fp>\u003Cp>Misalnya kita ingin menambahkan module \u003Ccode>moment.js\u003C\u002Fcode> ke dalam proyek yang kita buat.\u003C\u002Fp>\u003Cp>Maka tinggal jalankan perintah dibawah ini:\u003C\u002Fp>\u003Cpre>\u003Ccode>npm install moment\n\u003C\u002Fcode>\u003C\u002Fpre>\u003Cp>Npm akan mendownload file-file yang dibutuhkan. Semua plugin\u002Fmodule yang di install oleh NPM akan di taruh di folder \u003Ccode>node_modules\u003C\u002Fcode>\u003C\u002Fp>\u003Cp>Setelah selesai, maka npm akan secara otomatis mengubah isi \u003Ccode>package.json\u003C\u002Fcode>.\u003C\u002Fp>\u003Cp>Isinya akan seperti di bawah ini.\u003C\u002Fp>\u003Cpre>\u003Ccode>{\n  \"name\": \"belajar-nodejs\",\n  \"version\": \"1.0.0\",\n  \"description\": \"Belajar npm dan nodejs\",\n  \"main\": \"index.js\",\n  \"scripts\": {\n    \"test\": \"echo \\\"Error: no test specified\\\" &amp;&amp; exit 1\"\n  },\n  \"keywords\": [\n    \"npm\"\n  ],\n  \"author\": \"Agus Yusida\",\n  \"license\": \"ISC\",\n  \"dependencies\": {\n    \"moment\": \"^2.29.1\"\n  }\n}\n\u003C\u002Fcode>\u003C\u002Fpre>\u003Cp>Kita akan memiliki sebuah metadata \u003Ccode>dependencies\u003C\u002Fcode> yang nanti akan berisi list module\u002Fplugin yang sudah kita install.\u003C\u002Fp>\u003Cp>Oh ya, perintah \u003Ccode>npm install\u003C\u002Fcode> juga akan membuat sebuah file \u003Ccode>package-lock.json\u003C\u002Fcode> yang berfungsi untuk mengunci versi dari module-module yang sudah kita install.\u003C\u002Fp>\u003Cp>Perintah \u003Ccode>npm install\u003C\u002Fcode> bisa kita gunakan untuk menginstall module sebagai \u003Ccode>devDepedencies\u003C\u002Fcode> atau \u003Ccode>global\u003C\u002Fcode>\u003C\u002Fp>\u003Cp>Bedanya adalah \u003Ccode>devDepedencies\u003C\u002Fcode> biasanya digunakan untuk module yang diperlukan hanya untuk proses development.\u003C\u002Fp>\u003Cp>Sedangkan jika \u003Ccode>global\u003C\u002Fcode>, maka bisa diakses juga saat kita membuat proyek lainnya.\u003C\u002Fp>\u003Cp>Contohnya:\u003C\u002Fp>\u003Cp>Install sebagai \u003Ccode>devDependency\u003C\u002Fcode>\u003C\u002Fp>\u003Cpre>\u003Ccode>npm install moment --save-dev\n\u003C\u002Fcode>\u003C\u002Fpre>\u003Cp>Untuk insall secara \u003Ccode>global\u003C\u002Fcode>.\u003C\u002Fp>\u003Cpre>\u003Ccode>npm install moment -g\n\u003C\u002Fcode>\u003C\u002Fpre>\u003Ch2>Menghapus Module Dengan NPM\u003C\u002Fh2>\u003Cp>Sebelumnya kita sudah belajar bagaimana menginstall module baru.\u003C\u002Fp>\u003Cp>Sekarang bagaimana caranya untuk menghapus module yang sudah di install?\u003C\u002Fp>\u003Cp>Gampang banget, tinggal jalankan command ini:\u003C\u002Fp>\u003Cpre>\u003Ccode>npm uninstall &lt;nama-module&gt;\n#contohnya\nnpm uninstall axois\nnpm uninstall moment\n\u003C\u002Fcode>\u003C\u002Fpre>\u003Cp>Module akan secara otomatis dihapus dari \u003Ccode>depedency\u003C\u002Fcode> proyek kamu.\u003C\u002Fp>\u003Cp>Gampang kan?\u003C\u002Fp>\u003Ch2>Membuat Script Dengan NPM\u003C\u002Fh2>\u003Cp>Selain untuk management module\u002Fpackage, NPM bisa digunakan untuk menjalakan script atau bash command.\u003C\u002Fp>\u003Cp>Biasany script ini digunakan untuk keperluan developemnt, build proyek ataupun testing.\u003C\u002Fp>\u003Cp>Contohnya menjalankan script dengan npm adalah seperti ini:\u003C\u002Fp>\u003Cpre>\u003Ccode>npm run &lt;nama-script-kamu&gt;\nnpm run build\nnpm run hello\n\u003C\u002Fcode>\u003C\u002Fpre>\u003Cp>Bagaimana cara membuat script di npm?\u003C\u002Fp>\u003Cp>Buka file \u003Ccode>package.json\u003C\u002Fcode> dan edit dibagian \u003Ccode>scripts\u003C\u002Fcode>.\u003C\u002Fp>\u003Cp>Misalnya kita akan membuat script dengan nama \u003Ccode>hello\u003C\u002Fcode> yang akan memprint text \u003Ci>Hello Teman Ngide!\u003C\u002Fi> saat dijalankan.\u003C\u002Fp>\u003Cpre>\u003Ccode>{\n  \"name\": \"belajar-nodejs\",\n  \"version\": \"1.0.0\",\n  \"description\": \"Belajar npm dan nodejs\",\n  \"main\": \"index.js\",\n  \"scripts\": {\n    \"test\": \"echo \\\"Error: no test specified\\\" &amp;&amp; exit 1\",\n    \"hello\": \"echo \\\"Hello Teman Ngide\\\"\"\n  },\n  \"keywords\": [\n    \"npm\"\n  ],\n  \"author\": \"Agus Yusida\",\n  \"license\": \"ISC\",\n  \"dependencies\": {\n    \"moment\": \"^2.29.1\"\n  }\n}\n\u003C\u002Fcode>\u003C\u002Fpre>\u003Cp>Sekarang kamu bisa memanggil script tersebut dengan command:\u003C\u002Fp>\u003Cpre>\u003Ccode>npm run hello\n\u003C\u002Fcode>\u003C\u002Fpre>\u003Cfigure>\u003Cfigcaption>\u003Ci>Contoh npm script hello\u003C\u002Fi>\u003C\u002Ffigcaption>\u003C\u002Ffigure>\u003Cp>Jika kalian mengikuti tutorial sebelumnya: Belajar NodeJs - Dasar dan Persiapan Belajar NodeJs. Maka kita bisa menambahkan script untuk running dengan NPM.\u003C\u002Fp>\u003Cp>Tambahkan script baru di package.json seperti dibawah ini:\u003C\u002Fp>\u003Cpre>\u003Ccode>{\n    \"name\": \"belajar-nodejs\",\n    \"version\": \"1.0.0\",\n    \"description\": \"Belajar npm dan nodejs\",\n    \"main\": \"index.js\",\n    \"scripts\": {\n      \"test\": \"echo \\\"Error: no test specified\\\" &amp;&amp; exit 1\",\n      \"server\": \"node server.js\"\n        \n    },\n    \"keywords\": [\n      \"npm\"\n    ],\n    \"author\": \"Agus Yusida\",\n    \"license\": \"ISC\",\n    \"dependencies\": {\n      \"moment\": \"^2.29.1\"\n    }\n  }\n\u003C\u002Fcode>\u003C\u002Fpre>\u003Cp>Untuk run command jalankan:\u003C\u002Fp>\u003Cpre>\u003Ccode>npm run server\n\u003C\u002Fcode>\u003C\u002Fpre>\u003Cp>Hasilnya akan muncul seperti dibawah ini:\u003C\u002Fp>\u003Cfigure>\u003Cfigcaption>\u003Ci>Contoh npm script server\u003C\u002Fi>\u003C\u002Ffigcaption>\u003C\u002Ffigure>\u003Ch2>Penutup\u003C\u002Fh2>\u003Cp>Jadi itulah part 2 dari series belajar nodejs kita. Di tutorial ini kita membahas tentang npm yaitu tools yang dipakai untuk management plugin\u002Fmodule di node.\u003C\u002Fp>\u003Cp>Ada masih banyak command lagi yang bisa kamu explore sendiri di npm.\u003C\u002Fp>\u003Cp>Untuk melihat list command lainnya bisa panggil: \u003Ccode>npm -l\u003C\u002Fcode> dan jangan lupa kunjungi dokumentasi npm disini: \u003Ca href=\"https:\u002F\u002Fdocs.npmjs.com\u002F\">https:\u002F\u002Fdocs.npmjs.com\u002F\u003C\u002Fa>.\u003C\u002Fp>\u003Cp>Setelah mengerti cara pakai npm, kamu bisa melanjutkan untuk belajar nodejs selanjutnya.\u003C\u002Fp>\u003Cp>\u003Cb>Series Belajar NodeJS Sebelumnya:\u003C\u002Fb>\u003C\u002Fp>\u003Col>\u003Cli>Belajar NodeJs - Dasar dan Persiapan Belajar NodeJs\u003C\u002Fli>\u003C\u002Fol>\u003Cp>\u003Cb>Series Belajar NodeJS Lainnya:\u003C\u002Fb>\u003C\u002Fp>\u003Col>\u003Cli>Belajar NodeJs - Membuat Website Sederhana Dengan Nodejs\u003C\u002Fli>\u003Cli>Belajar NodeJs - Cara Handle Form Input di Nodejs\u003C\u002Fli>\u003Cli>Belajar NodeJs - Membuat CRUD dengan NodeJs dan MySql\u003C\u002Fli>\u003C\u002Fol>","Jika kita sedang belajar NodeJs, maka kalian akan sering berurusan dengan npm. Jadi apa itu npm? Npm adalah singkatan dari Node Package Manager . Npm bertugas s",[],[],0]