[{"data":1,"prerenderedAt":-1},["ShallowReactive",2],{"blog-cats-ngidenet":3,"blog-detail-ngidenet-php-interface":20},{"items":4},[5,9,13,17],{"name":6,"slug":7,"count":8},"Digital Marketing","digital-marketing",41,{"name":10,"slug":11,"count":12},"Programming","programming",56,{"name":14,"slug":15,"count":16},"Tips","tips",75,{"name":18,"slug":19,"count":8},"Web Development","web-development",{"id":21,"slug":22,"title":23,"short_text":24,"excerpt":24,"cover":25,"cover_image":25,"cover_alt_text":25,"category":10,"tags":26,"published_at":27,"created_at":28,"full_text":29,"meta_title":25,"meta_description":30,"faqs":31,"images":32,"views_count":33},462,"php-interface","Belajar PHP – Apa Itu Interface Dalam PHP?","Pada tutorial belajar PHP kali ini, kita akan membahas tentang yang namanya Interface dalam PHP. Apa itu interface ? Interface bisa dibilang sebagai sebuah kerangka deskripsi tentang apa yang bisa dil",null,[],"2021-10-21T16:00:00Z","2026-07-14T04:39:41.577978Z","\u003Cp>Pada tutorial belajar PHP kali ini, kita akan membahas tentang yang namanya \u003Cstrong>Interface\u003C\u002Fstrong> dalam PHP. Apa itu \u003Cstrong>interface\u003C\u002Fstrong>?\u003C\u002Fp>\u003Cp>Interface bisa dibilang sebagai sebuah kerangka deskripsi tentang apa yang bisa dilakukan oleh sebuah class. Jadi ketika sebuah class implement sebuah interface, maka class tersebut harus mendeklarasikan setiap public function yang ada di interface tersebut.\u003C\u002Fp>\u003Cp>Artikel ini bertujuan agar kalian bisa lebih mengerti apa itu interface dan bagaimana cara memakainya. Sebelum itu, saya harap kalian sudah mengerti apa itu OOP (Object Oriented Programming) dan konsep tentang \u003Cem>inheritance\u003C\u002Fem> atau pewarisan.\u003C\u002Fp>\u003Cp>Interface bisa digunakan untuk:\u003C\u002Fp>\u003Col>\u003Cli>Mendeklarasikan public function untuk sebuah class.\u003C\u002Fli>\u003Cli>Mendeklarasikan constant dari sebuah class.\u003C\u002Fli>\u003C\u002Fol>\u003Cp>Tapi interface tidak bisa:\u003C\u002Fp>\u003Col>\u003Cli>Menginisialisasi dirinya sendiri. Oleh karena itu butuh di implement oleh class lain.\u003C\u002Fli>\u003Cli>Mendifinisakan private atau protected method.\u003C\u002Fli>\u003Cli>Mendefinisikan property \u002F variable dari sebuah class.\u003C\u002Fli>\u003C\u002Fol>\u003Ch2>Apa Manfaat Dari Interface?\u003C\u002Fh2>\u003Cp>Saya kutip dari \u003Ca href=\"https:\u002F\u002Fwww.php.net\u002Fmanual\u002Fen\u002Flanguage.oop5.interfaces.php\">php.net\u003C\u002Fa>, interface itu memiliki 2 tujuan utama yaitu:\u003C\u002Fp>\u003Col>\u003Cli>\u003Cp>Untuk memungkinkan pengembang membuat objek dari kelas yang berbeda yang dapat digunakan secara bergantian karena mereka mengimplementasikan interface yang sama. Contohnya seperti layanan akses database, beberapa gateway pembayaran, atau strategi caching yang berbeda. Implementasi yang berbeda dapat ditukar tanpa memerlukan perubahan apa pun pada kode yang menggunakannya.\u003C\u002Fp>\u003C\u002Fli>\u003Cli>\u003Cp>Untuk mengizinkan suatu fungsi atau metode menerima dan beroperasi pada parameter yang sesuai dengan interface, sementara tidak peduli apa lagi yang mungkin dilakukan objek atau bagaimana implementasinya. Interface ini sering dinamai seperti Iterable, Cacheable, Renderable, atau sebagainya untuk menggambarkan tujuannya.\u003C\u002Fp>\u003C\u002Fli>\u003C\u002Fol>\u003Cp>Menurut saya, manfaat yang sering dirasakan saat menggunakan interface adalah bisa memberi tahu anggota team function apa saja yang harus ada dalam sebuah class, sehingga mereka tidak asal membuat public function.\u003C\u002Fp>\u003Ch2>Contoh Penggunaan Interface\u003C\u002Fh2>\u003Cp>Untuk menulis sebuah interface, kalian hanya butuh menulis nama interface dan nama public methodnya saja.\u003C\u002Fp>\u003Cpre>\u003Ccode>&lt;?php\ninterface Template\n{\n    public function setName($name);\n    public function getName();\n}\n\u003C\u002Fcode>\u003C\u002Fpre>\u003Cp>Contoh diatas adalah sebuah interface dengan nama \u003Cstrong>Template\u003C\u002Fstrong> . Bagaimana cara menggunakan interface di atas?\u003C\u002Fp>\u003Cp>Untuk memanggil interface, sebuah class hanya perlu meng \u003Cem>implemets\u003C\u002Fem> interface tersebut.\u003C\u002Fp>\u003Cp>Lihat contoh di bawah.\u003C\u002Fp>\u003Cpre>\u003Ccode>class MainTemplate implements Template\n{\n    public $name;\n    public function setName($name){\n        $this-&gt;name = $name;\n    }\n    public function getName(){\n        return $this-&gt;name;\n    }\n}\n\u003C\u002Fcode>\u003C\u002Fpre>\u003Cp>Jadi class \u003Cstrong>MainTemplate\u003C\u002Fstrong> \u003Cem>implements\u003C\u002Fem> interface \u003Cstrong>Template\u003C\u002Fstrong> sehingga class MainTemplate harus mendeklarasikan 2 public function yaitu \u003Cstrong>setName\u003C\u002Fstrong> dan \u003Cstrong>getName\u003C\u002Fstrong>.\u003C\u002Fp>\u003Cp>Jika tidak maka, class tersebut akan menjadi error.\u003C\u002Fp>\u003Ch3>Penggunaan Banyak Interface\u003C\u002Fh3>\u003Cp>Sebuah class, bisa memiliki lebih dari 1 interface. Lalu bagaimana caranya agar sebuah class memiliki lebih dari 1 interface?\u003C\u002Fp>\u003Cp>Perhatikan contoh dibawah ini.\u003C\u002Fp>\u003Cpre>\u003Ccode>interface Pertama {\n    public function a();\n}\ninterface Kedua {\n    public function b();\n}\ninterface Ketiga {\n    public function c();\n}\n\u003C\u002Fcode>\u003C\u002Fpre>\u003Cp>Untuk implement lebih dari 1 interface, kamu bisa menambah interface dengan yang lainnya dengan tanda koma (,).\u003C\u002Fp>\u003Cpre>\u003Ccode>class Testing implements Pertama, Kedua, Ketiga {\n    public function a(){\n    }\n    public function b(){\n    }\n    public function c(){\n    }\n}\n\u003C\u002Fcode>\u003C\u002Fpre>\u003Cp>Jadi itulah penjelasan singkat tentang apa itu interface dan implementasinya dalam PHP. Semoga membantu ya :D\u003C\u002Fp>","Pada tutorial belajar PHP kali ini, kita akan membahas tentang yang namanya Interface dalam PHP. Apa itu interface ? Interface bisa dibilang sebagai sebuah kera",[],[],0]